Polisi langsung mengerumuni markas SBE dan medis juga banyak yang mengambil mayat mayat yang ada. Chief polisi David Lee melihat tulisan di tong sampah dekat markas SBE.
“officer kesini” panggil David
“ada apa pak?” sahut officer edgar
“Officer edgar tolong selidiki ini sepertinya ini kasus perang antar geng lihat tulisan ini” David lee sambil menunjuk ke tulisan “Satan Families are comes from hell !!”
“Satan Families menurut data yang ada dulunya geng terbesar di kota ini namun semenjak ketuanya tertangkap geng ini musnah” jelas Edgar
“bisa antarkan saya ke sel ketua Satan?” Tanya David
“dengan senang hati chief” jawab Edgar sambil member hormat dan mengantar chief ke cruiser
Polisi sedang menyelidiki kasus gangster yang meresahkan masyarakat ini. Namun di markas Satan Families mereka sedang bersenang senag dengan uang yang mereka ambil
“wow this is very great thing” Sandy dengan senang kegirangan
“we can buy drug factory” kata Ezhatryo. Dengan tatapan sinis anggota lain melihat kea arah Ezhat
“Haha nice joke Zhat but we not spend out all money for buy drug factory” sahut Ivan
“Cel berapa jumlah semuanya?” Tanya Raiden
“30 juta pas gak kurang gak lebih” jawab Marcel
“waw lumayan banyak gue ambil dua juta ye sisanya buat lo tuh urus aja” kata Raiden sambil membawa 2 kepok uang
“ok dah ambil aja bagian lo Den” kata Marcel
“gue mau tidur all urus uangnya malam ini juga besok kita gunain baru” jelas Raiden
“ok sip” sahut semua anggota
Raiden pun berjalan ke kamar sambil membawa uang 2 jutanya. Sementara yang lain masih memandangi uang sisanya
“mau di apain nih duit?” Tanya Marcel
“kalo gue ambil buat beli marijuana” sahut Ezhatryo
“kalo gue mending beli perlengkapan senjata lengkap” sahut Ivan
“beli beer sama makanan enak tuh” sahut lagi Sandy
“hmmm gimana uang ini buat ngebebasin ketua kita dari penjara dan beli perlengkapanya” usul Marcel
“Nice idea, beli marijuana, beer sama senjata” kata Sandy
“ok udah di tentukan, semua setuju?” Tanya Marcel
“Setuju !!” teriak Ezhat, Sandy dan Ivan bersamaan
“besok kita bilang ke Raiden dan kita pasti bisa ngebebasin ketua kita dari penjara” teriak Marcel
Setelah di putuskan mereka pun beristirahat di markas. Sementara itu dini hari itu juga chief polisi dating dan membangunkan ketua Satan Families yang langsung membawanya ke ruang interogasi.
“Karl Fadden?” Tanya officer Edgar menanya orang di depanya
“yah ngapain nih gue di interogasi lagi ada masalah?” jawab Karl yang duduk di depan Edgar dan David
“ini masalah tentang geng kamu Karl sepertinya mereka berbuat ulah lagi” jelas David
“wow trus apa masalahnya dengan gue?” Tanya Karl
“kita mau nanya nanya soal geng kamu itu dimana markasnya, apa modusnya dan siapa musuhnya” Tanya David
“cari aja sendiri lo kan polisi masa gak bisa nyari, lagian juga gue udah di penjara 3 tahun gue juga udah ngira geng gue udah mati selama lamanya” jawab Karl
“markas Satan Families yang dulu sudah di robohkan dan kami tidak mendapat satu pun anggota itu berarti masih banyak anggota yang masih berkeliaran” jelas Edgar
“yah berarti mereka udah ber evolusi atau mutasi juga bisa, gue udah ga tau apa apa sory gue udah ngantuk juga nih” jawab Karl sambil mengucek matanya
“hmmm ok kalau kamu gak tau apa apa kita selidiki namun kamu masih dalam pengawasan kami, officer Edgar bawa Karl kembali ke selnya” suruh David.
Malam berlalu di markas Satan Families mereka masih tertidur namun Marcel masih menyusun strategi. Marcel masih memikirkan bagaimana menerobos kantor polisi tanpa ketahuan. Bermodal kertas dan pensil ia menggambarkan sketsa strategi. “kalo masuk dari sini mungkin banyak polisi yang jaga, tapi masih ada dari atas mungkin bisa di manfaatin” gumam Marcel. Sampai Marcel pun tertidur di lantai ruang tamu.
Paginya mereka kembali membicarakan tentang rencana mereka
“jadi gimana udah beres semua nih uang mau di apain?” Tanya Raiden
“udah dong kita mau gunain buat bebasin ketua” jawab Sandy
“perlengkapan tadi pagi udah gue beli abis 17 juta” sahut Ezhatryo
“ok kita bicarain strategi disini gimana cara masuk menerobos ke dalam kantor polisi” sahut Marcel. Marcel mengambil kertas berisi sketsa strategi yang ia buat
“jadi gini kita masuk ke dalam dari belakang karena sel Karl di blok 3 lantai 2, kita ke atas dengan masuk dari jendela lantai 2 dari belakang” jelas Marcel
“cara ke atasnya gimana? Yakin gak ada penjagaan di belakang” Tanya Raiden
“kita naik dengan tali katrol” jelas Marcel. Marcel mengeluarkan katrol dari tas kuliahnya
“ini sebenernya tali dari pecinta alam karena gue pemimpinya yaudah gue bawa aja” kata Marcel
“ada untungnya juga lo jadi pecinta alam” sahut Sandy
“ok kita bisa jalankan sekarang? Ini udah lumayan malem nih polis juga pada tidur” jelas Raiden
“Let’s roll” teriak Ivan
“yes, let’s roll ‘fuckin’ police department” teriak Ezhatryo
Mereka membawa perlengkapan dan memasukanya ke dalam mobil. Dengan senjata lengkap m4 yang baru di beli dibawa masing masing 1. Tak lupa dengan topeng ski yang mereka pakai. Saat sampai di belakang PD (police department) mereka keluar dari mobil dan mengeluarkan tali katrolnya.
“ok siapa relawan yang mau naik ke atas situ” Tanya Marcel sambil menunjuk ke atas jendela lantai 2
“gue aja sel, yang lain jaga di sini pakai radio buat memberitahukan informasi” jelas Raiden
Marcel pun memberikan tali katrol ke Raiden. Dengan hati hati Raiden melempar tali katrol ke atas jendela. Setelah pas sampai di balkon jendela Raiden mulai menanjak naik. Sementara Raiden berusaha naik yang lain berjaga Ezhatryo yang memegang sniper terus bersiaga. Raiden sudah sampai tepat di depan jendela dan melihat kondisi di dalam. Setelah tidak ada polisi yang berkeliling Raiden memecahkan jendela dan masuk ke dalam. Bunyi pecahan kaca jendela langsung membuat para polisi naik ke atas lantai 2.
“Den polisi naik ke lantai 2 gawat” kata Sandy yang member tau dari radio
Mendengar kabar itu Raiden berlari dan mencari blok 4, dia berhasil menemukan sel berisi Karl fadden.
“Karl cepet keluar gue mau bebasin lo” teriak Raiden dengan kondisi yang masih tegang
“lo siapa?” Tanya Karl
“Raiden udah jangan banyak Tanya” jawab Raiden. Ia bersiap menembak ke besi sel 10 peluru di lepaskan untuk menghancurkan sel itu. Setelah berhasil hancur Karl keluar namun ada satu polisi mempergoki Raiden dan Karl.
“officer nyalakan alarm” kata salah satu anggota polisi itu sambil menodongkan senjata
“oh your late man” kata Raiden sambil menembakan m4nya ke arah polisi itu. Setelah berhasil mati Raiden menarik Karl dan berlari menuju jendela tempat masuknya tadi. Raiden yang panic melihat ke bawah dan ada tong sampah besar, berisi busa busa di dalamnya. Raiden dan Karl pun melompat ke bawah.
“ayo cabut gak denger suara alarm” teriak Raiden dengan panic
Ivan dengan gesit sudah menyalakan mesin mobil dan yang lain cepat masuk ke dalam. Dengan cepat Ivan menginjak pedal gas, namun di belakang sudah ada 4 mobil polisi mengejar. Sandy mengambil m4 dan dia keluar jendela mobil sambil menembaki polisi di belakangnya. Melihat itu Raiden dan Marcel membantu sementara Ezhat menyiapkan Molotov
“wow see who the bitch on the behind” teriak Sandy
“hentikan mobil menepilah !!” teriak polisi dari mega phonenya
“I hear some joke from police” teriak Raiden sambil tertawa
Mereka terus menembaki mobil polisi polisi pun membalas tembakan dari mereka dari dalam mobil juga. Peluru Sandy tepat ke ban salah satu mobil polisi setelah mobil polisi menyamping. Sandy menembak tangki bensinya dan ledakan pun terjadi 1 mobil polisi di belakang menabrak mobil polisi yang meledak. Mobil Ivan menyalip mobil mobil lain dengan sangat berbahaya. 2 polisi sisa masih terus mengejar dan minta bantuan ke polisi lain yang ada di markas. Ivan memancing polisi masuk ke gang kecil mobilnya di paksakan masuk ke gang itu
“BURN IT!!!” teriak Ivan
Ezhat menendang kaca belakang mobil hingga pecah dan melempat Molotov dari belakang mobil. Molotov mengenai satu polisi di belakangnya, karena jalan yang sempit bagian kanan dan kiri mobil pun lecet. 1 mobil di belakang terbakar dan mobil polisi lain di belakangnya menabraknya dengan sangat keras sehingga kembali 2 mobil meledak. Ivan langsung keluar dari gang kecil itu dan menuju ke markas
“fiuh nice drive by haha” tawa Karl di iringi oleh tawa anggota lainya
“kita berhasil menjalankan satu rencana ini dan akhirnya ketua bebas” teriak Sandy
“kita rayain di markas ok” Tanya Raiden
“sip !!” teriak Sandy, Ivan, Marcel dan Ezhatryo
“Jangan lupa marijuananya” teriak Ezhatryo
“Gak usah repot repot duit darimana lo semua mau ngadain pesta” Tanya Karl
“we got money trees” kata Marcel sambil tertawa
“sekalian bilangin anak anak Satan kalau ketua kita sudah kembali pasti Satan bisa rame lagi tuh” usul Ivan
“kita rayain bersama ok biar seru !” teriak Raiden. Mobil masih terus berjalan menuju markas Satan Families dan mereka akan mengadakan pesta besar di sana. Tentunya juga membetulkan mobil Ivan yang lecet di kanan dan kiri serta kaca ang pecah.